PILARRADIO.COM. SIMPANG TERITIP — Kondisi jalan menuju Dusun Sadar Daya, Desa Simpang Gong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, rusak parah dan dikeluhkan warga.
Pantauan di lapangan, Kamis (2/10/2026), badan jalan yang masih berupa tanah dan sebagian berkerikil itu dipenuhi lubang besar, bergelombang, dan licin, dan berdebu. saat hujan tiba di beberapa titik, terdapat genangan air menutupi lubang sehingga membahayakan penguna jalan.
Warga mengeluhkan kerusakan sudah berlangsung lama dan semakin parah . Akses utama warga untuk ke kebun, sekolah, dan ke pusat desa menjadi terhambat.
Kepala desa Simpang Gong Irwadi mengatakan kondisi kerusakan jalan sudah parah, menurutnya akibat jalan rusak tersebut menganggu aktivitas warga dan berpotensi menyebabkan kecelakaam.
“Kondisi jalan ke Dusun Sadar Daya memang sangat parah, apalagi disetiap tikungan jalannya tergerua jadi menyebabkan setiap.pengendara dari arah berlawanan mengambil jalan yang bagus, hal ini yang menyebabkan terjadinya kecelakaan.
Jalan semakin diperparah adanya mobilitas angkutan sawit,” katanya, Jum’at (2/10/2026)
Ia melanjutkan,”Akibatnya dengan yang juga kami rasakan, masyarakat yang ingin berkunjung, berwisata ke pantai Tungau berkurang, karena kondisi jalan rusak. Pada musim kemarau licin, banyak kerikil, batuan dan berdebu, dan saat musim hujan terjadi genangan air yang dalam, mengingat daerah rendah, drainase tidak berfungsi lagi , kita bisa memancing, disitu , “tambahnya.
Kades Irwadi mengaku masalah kerusakan jalan telah berulang kali disampaikan ke pemda Bangka Barar.
“Hampir setiap.tahun , kami menyampaikan permohonan perbaikan jalan ke kabupaten melalui Musrengbang , tetapi saat saat ini jalan belum juga diperbaiki.
Kami mewakili warga berharap jalan segera di perbaiki dan prioritas mengingat sudah begitu parah,”tegasnya.
Warga yang juga Kadus Sadar Daya AntoJono mengatakan kondisi jalan yang parah menyebabkan terganggunya aktibitas warga.
“Jalan ini merupakan akses warga, keluar masuk kampung, merasa kesulitan , hampir seluruh jalan rusak, banyak lobang-lobang sepanjang jalan.
Diantara aktifitas warga mengantar anak sekolah jauh dari rumah di SDN Simpang Gong yang dilakukan setiap hari, selain itu membawa hasil bumi warga seperti,kelapa sawit, karet ,lada , dan hasil.laut,”terangnya
Selaku aparat desa ia mengaku juga kesulitan bekerja karena harus melewati jalan akses utama.
“Bahkan Saya juga kalau ke kantor desa, kadang kadang karena memikirkan tugas terpaksa, harus melewati jalan tersebut.
Kami warga dusun Sadar Daya berharap jalan ini menjadi prioritas pemerintah yang harus segera diperbaiki,”tandas Anto Jono.




