Bangka Barat Lauching Pengobatan Gratis

by -105 views

MUNTOK. Per 1 Juni 2021, masyarakat Bangka Barat bernafas legs, sebab program yang ditunggu-tunggu selama ini “Berobat Gratis” terealisasi dengan ditandatangganinya “Universal Healthl Coverrage.antara Pemerintah Daerah Bangka oleh Bupati Bangka Barat dan pihak BPJS Kesehatan. di gedung Graha Aparatur Negara, Jum’at
(4/6/2021

Dalam kegiatan ini turut hadir Bupati Bangka Barat H.Sukirman, Ketua DPRD Bangka Bangka Barat, Marudur Saragih, seluruh Forkopimda Babar, segenap Kelapa OPD, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Bangka Barat H.Sukirman menyampaikankan, program pengobatan gratis ini, khusus untuk masyarakat yang ingin masuk ke kelas III peserta BPJS Kesehatan.

Sementara, di luar itu tetap ada yang menjadi peserta mandiri atau tidak berobat gratis dengan menggunakan BPJS kesehatan.

“Mandiri itu yang punya perusahaan, kita hanya menjamin yang kelas III. Yang mandiri nunggak dan yang mau saja kita ambil alih, kalau yang mandiri punya duit kira-kira pasti nggak mau kan pakai kelas tiga,” terangnya.

Baca Juga :  POSYANDU SEMANGKA TELAK, MASUK 6 NOMINASI LOMBA TINGKAT NASIONAL

Sukirman berharap dengan telah dilaunching UHC ini atau program pengobatan gratis hanya dengan menggunakan KTP, masyarakat Bangka Barat yang sakit tidak ada lagi kesulitan untuk berobat.

“Sekarang tugas kita memperbaiki fasilitas dan kualitas pelayan. Hari ini tidak ada lagi masyarakat yang ditolak gara-gara tidak punya BPJS, karena yang punya KTP Bangka Barat insyaallah hak nya sama, tapi izinkan kita untuk memperbaiki fasilitas pelayanan,” bebernya.

Bupati Bangka Barat, memaparkan bahwa masyarakat Bangka Barat yang menjadi peserta BPJS telah mencapai 96,19 persen atau 196.727 jiwa

“Kita saat ini sudah di 96,19 persen, tinggal sedikit lagi untuk nasional, target nasional 98 persen, jadi kalau ada yang sakit, bawa ke rumah sakit hari ini, insyaallah mereka tidak perlu bertanya lagi,” paparnya

Baca Juga :  SEKDA YUNAN: AKREDITASI MERUPAKAN TANGGUNG JAWAB BERSAMA

Kepesertaan BPJS Kesehatan di Bangka Barat yang ditanggung pemerintah terbagi dari PBI APBD sebanyak 74.888, PBPU sebanyak 54.852, selanjutnya PPU sebanyak 33.957, dan PBI APBN sebanyak 30.693, serta BP sebanyak 2.337.

Ketua DPRD Bangka Barat Marudur Saragih menyampaikan DPRD sesuai tugas dan gungsinya terus mengawasi jalannya pengobatan gratis yang ditanggani.

“Sesuai tupoksi DPRD akan terus mengawal dan mengawasi program pengobatan gratis, setelah ini kita ingin masyarakat Bangka Barat sehat, merasakan manfaat program ini,”ujarnya

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pangkalpinang, Rudy widjajadi mengungkapkan program UHC ini memang dari sisi kepesertaan merupakan target dari pemerintah pusat.

“Tentu kami BPJS kesehatan selaku pengelola itu berkoordinasi mengadvokasi kepada pemerintah daerah dan Alhamdulillah untuk Bangka Barat inikan sudah masuk, sudah disampaikan bapak bupati,” ucapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.