Cekcok Masalah Limbah, Warga Aniaya Pengurus Tambak

by -798 Views

SiMPANG TERITIP. Empat warga desa Rambat diamankan di Mapolres Bangka Barat karena terlibat pengeroyokan terhadap pengurus tambak udang, Sabtu (2/5/2020) pukul 23.30 WIB.

Kejadian ini berawal dari sekitar 40 warga Rambat datang ke tambak udang dengan tujuan menemui pengurus tambak untuk membahas masalah pembuangan limbah.

Warga langsung masuk wilayah tambak bertemu dengan Yulidar (45) selaku kuasa tambak udang. Kemudian terjadi perdebatan antara warga dengan Yulidar.

Baca Juga :  Keluhkan Gorong Jalan Rusak Parah, Kades Pangek Sambangi DPRD Bangka Barat - Deddi Wijaya Minta PUPR Tahun 2025 Prioritas Utama Perbaikan Jalan Ini

Saat itu Afui menanyakan soal pembuangan limbah tambak, mereka terlibat cekcok mulut. Diduga terbawa emosi, tiba-tiba Afui, Leon, Chang Ato dan Hen memukul Yulidar dan anaknya Arief (19) dengan menggunakan besi dan kayu.

Akibatnya Yulidar mengalami luka pada bagian hidung dan mulut begitu juga anaknya mengalami memar di kepala bagian belakang. Yulidar dan Arief langsung dilarikan ke Puskesmas Simpangteritip untuk mendapat perawatan. Sementara itu Afui Cs diamankan aparat kepolisian.

Baca Juga :  Wabup Sidak Hari Pertama Masuk Kerja

Kapolres Bangka Barat AKBP DR Muhammad Adenan mengatakan motif pengeroyokan diduga karena masalah pembuangan limbah tambak udang yang mengganggu warga di Desa Rambat.

Empat pelaku pidana pengeroyokan telah diamankan di Mako Polres Bangka Barat untuk di tindak lanjuti,”jelas Kapolres Minggu (03/05/2020)

Leave a Reply