Dewan Sorot Pembagunan GSG Simpang Teritip

by -468 views

MUNTOK — Sejumlah anggota Pansus LKPJ Bupati Bangka Barat tahun 2017 beberapa waktu melakukan kegiatan monitoring terhadap beberapa item infrastruktur yang di bangun oleh Pemda Bangka Barat pada tahun anggaran 2017. Salah satu menjadi locus kegiatan monitoring tersebut yaitu pembangunan Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Simpang Teritip.

Anggota Komisi III DPRD Bangka Barat sekaligus sebaga Ketua Pansus LKPJ Bupati Bangka Barat Tahun 2017 Yuhanis mengatakan pembangunan GSG yang di ajukan oleh Pemda Bangka Barat adalah salah satu agenda prioritas pembangunan pada tahun 2017 lalu. Karena, keberadaan GSG tersebut di masing masing kecamatan dapat menjadi icon kecamatan itu sendiri.
Hanya saja, GSG yang di bangun di Kecamatan Simpang Teritip perlu dilakukan peningkatan terhadap beberapa item untuk meningkatkan kualitas pembangunan GSG itu sendiri. Pasalnya, menurut politisi PDIP Bangka Barat Yuhanis mengungkapkan masih di temukan adanya item item yang di buat belum maksimal.
Selain itu, land clearing untuk pembangunan GSG di Kecamatan Simpang Teritip masih belum maksimal. Karena masih terdapat beberapa batang tanaman durian yang berada persis di sebelah bangunan GSG itu sendiri. Dirinya mengkhawatikan, batang durian tersebut akan mengganggu aktivitas yang dilakukan di GSG tersebut.

Baca Juga :  Mau Lihat Pameran Foto Sejarah, Yuk Kunjungi Museum Timah Indonesia Muntok.

“Beberapa waktu lalu saya bersama pak Rusdian (Bujang Kuyul,red) melakukan monitoring di Kecamatan Simpang Teritip, salah satu yang kami lihat itu GSG Simpang Teritip. Disini, kami melihat masih ada item item bangunan GSG itu terpasang tetapi belum maksimal. Kemudian, keberadaan 3 batang durian yang berada persis di dekat GSG itu akan menganggu. Karena kalau saja batang durin (durian,red) tumbang dan lain sebagainya khawatirnya akan menerpa GSG yang itu sendiri, “ungkap Yuhanis kepada sejumlah wartawan di ruang kerja Komisi III DPRD Bangka Barat Jumat (25/5) pagi.

Menurut politisi PDIP Yuhanis mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekan nya sesama dewan Rusdian dari Fraksi Demokrat sudah mengingatkan kepada pihak kecamatan Simpang Teritip untuk menindaklanjuti apa yang ditemukan nya dilapangan. Hanya saja, hingga saat ini belum ada respons apapun baik dari pihak kecamatan sendiri maupun dari pihak kontraktor.

“Saya dan pak Rusdian juga sudah mengingatkan kepada pak camat nya supaya di teruskan kepada kontraktor untuk di perbaiki karena beberapa engsel pintu yang lepas dan beberapa batang durian yang berada dekat GSG itu untuk di tebang. Bahkan, pak Rusdian sendiri sudah menghubungi si pemilik batang durian itu meminta izin untuk di tebang. Tetapi, kita lihat baik pihak kecamatan maupun pihak kontraktor sengaja membiarkan hal tersebut, “sesal Yuhanis.

Baca Juga :  Parhan MoU Dengan Palembang, Lirik Wisatawan Sumsel

Yuhanis menambahkan bahwa pembagunan GSG Kecamatan Simpang Teritip hingga saat ini masih dalam massa pemeliharaan.
“Untuk itu, mumpung massa perawatan nya masih ada, ini segera di perbaiki yang kurang kurang nya.

“Jadi, saya minta kawan kawan wartawan untuk memberitakan ini supaya pihak kontraktor segera memperbaikinya, “tegas Yuhanis.

Disisi lain Camat Simpang Teritip Sumardi membenarkan adanya beberapa rekomendasi yang di ajukan dua wakil rakyat Bangka Barat yaitu Yuhanis dan Bujang Kuyul atau Rusdian terkait dengan pembangunan GSG yang berada persis di seberang jalan Kantor Camat Simpang Teritip.

“Memang beberapa waktu ada pak Yuhanis dan Bujang Kuyul memberikan beberapa rekomendasi ke kita terkait GSG itu. Dan itu, sudah kita teruskan kepada kontraktornya untuk di tindak lanjuti. Karena, ini juga masih dalam masa pemeliharaan atau perawatan, “ungkap Sumardi Camat Simpang Teritip saat di hubungi wartawan, Jumat (25/5) siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *