PILARRADIO.COM, MENTOK – Asisten Atase Pertahanan Kedutaan Besar Australia Wiliam Lang beserta dua orang staf utusan mengunjungi Kota Mentok Kabupaten Bangka Barat selama tiga hari (12 s.d 14 Januari 2026).

Kedatangan beberapa Warga Negara Asing (WNA) mengunjungi beberapa titik tempat sejarah perang dunia k 2 seperti Monumen Peringatan di Tanjung Kalian, Pantai Raji Pusat Peringatan, Bukit Menumbing, Museum Perdamaian Mentok, Wisma Ranggam, Sekolah Dasar Negeri dan Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bangka Barat Fakhriansah menyampaikan, kehadiran perwakilan kedutaan besar Australia ke Mentok dalam rangka kunjungan awal peringatan Perang Dunia ke 2.
“Ada tiga orang utusan Kedubes Australia datang ke Bangka Barat. Mereka datang kunjungan awal
atau semacam survei, mereka ingin memastikan kesiapan tempat acara dan ada beberapa lokasi peringatan tragedi perang dunia ke 2 yang dilaksanakan pada tanggal 16 Februari yang akan datang,” kata Fakhriansah, Rabu (14/1/2026).
Ia melanjutkan, “Karena ini agenda tahunan Pemerintah Australia tentunya mereka sangat senang bila disambut dengan baik karena disisi lain juga mereka kami anggap sebagai wisatawan yang harus kami berlakukan dengan baik agar tujuan mereka bisa maksimal,” tambahnya.
Dalam kunjungan terdahulu menurut Fakhriansah, Pemerintah Australia memberikan dan membawa bantuan.
“Seperti tahun kemarin mereka memberikan bantuan untuk PMI dan Bea Siswa untuk dua orang mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB),” katanya.
Menurut Fakhriansah, MuseumTimah merupakan sarana edukasi yang menjadi salah satu tempat kunjungan wisatawan.
“Karena di Museum Timah memiliki jejak yang kelihatan dari yang dipajang di Museum Timah tersebut. Mereka ingin menunjukkan kepada para keluarga korban dan warga Australia secara keseluruhan, ini bukti sejarah tragedi perang dunia ke 2 di bulan Februari 1942,” terang Fakhriansah.
Fakhri menyampaikan, selama ini Museum Timah telah melayani kunjungan wisatawan dengan baik, setiap agenda peringatan perang dunia. Ia berharap PT Timah memberikan dukungan serupa pada tahun 2026.
“Pada tahun tahun sebelumnya pada saat peringatan tragedi perang dunia ke 2 itu, Museum Timah Indonesia pada waktu pak Fakhrizal selaku ketua MTI menyambut baik kedatangan dari Kedubes maupun keluarga korban. Harapan kami di tahun 2026 ini, PT Timah kembali dapat mempersembahkan pelayanan terbaik di Museum Timah Indonesia (MTI) Mentok,” harap Fakhriansah.





