PILARRADIO.COM, MENTOK – Kapolres Bangka Barat Pradana Aditya Nugraha, SH, S.IK turun langsung memantau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjungkalian pada H-7 menjelang Idul Fitri 1447 H, Sabtu (14/3/2026).

Pengecekan dilakukan Kapolres untuk memastikan pengamanan serta kelancaran mobilitas masyarakat yang meninggalkan Pulau Bangka menuju Palembang.
Peninjauan ini dilakukan pada hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 yang difokuskan pada pengamanan jalur mudik, termasuk pelabuhan penyeberangan yang menjadi akses utama masyarakat.
Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, SH, S.IK mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan di lapangan sebanyak 1.030 pemudik telah meninggalkan Pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjungkalian pada hari pertama operasi.
“Sampai hari pertama operasi kurang lebih 1.030 orang dari wilayah kita menuju Palembang, kemudian 164 unit kendaraan roda dua, 321 unit kendaraan roda empat, dan delapan kendaraan roda enam yang ikut menyeberang,” kata Pradana, Sabtu (14/3/2026).
Menurut AKBP Pradana, peningkatan jumlah penumpang dan kendaraan tersebut menjadi indikator mulai bergeraknya arus mudik dari wilayah Pulau Bangka menuju wilayah Sumatera Selatan.
“Meski terjadi peningkatan mobilitas, Kapolres memastikan kondisi arus mudik di kawasan pelabuhan masih terkendali dan berjalan kondusif,” jelasnya.
Menurutnya, kepadatan kendaraan yang sempat terjadi di kawasan pelabuhan salah satunya disebabkan oleh faktor pasang surut air laut yang mempengaruhi proses naik dan turunnya kendaraan dari kapal penyeberangan.
“Selain itu, aktivitas penyeberangan juga dipengaruhi oleh pergerakan penumpang dari arah Pelabuhan Tanjung Api-Api yang berada di seberang lintasan laut,” ungkap Kapolres.
Kapolres menambahkan, pihak kepolisian terus melakukan pemantauan arus mudik di Pelabuhan Tanjungkalian guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik.
“Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik gelombang pertama diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026 dengan potensi peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang yang menyeberang dari Bangka menuju Sumatera,” tutupnya.
Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026 di wilayah Bangka Barat masih terjaga baik, termasuk belum adanya laporan kecelakaan lalu lintas dengan korban fatal.





