Tradisi Ruwah Desa Berang Kental Nilai Islami Khatam, Khitanan sampai Bingkisan Guru Ngaji

by -20 Views

PILARRADIO.COM, SIMPANG TERITIP – Tradisi Ruwah, di Bulan Sakban 1447 Hijriah di Desa Berang Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat diisi berbagai kegiatan dengan aroma nilai-nilai keagamaan, kental nuansa islami.

Pada tahun 2026, Sedekah Ruwah diisi dengan Khatam Al-Qur’an, Khitanan Massal dan Do’a serta Makan Bersama (Nganggung) di Masjid dan Silaturahmi ke rumah penduduk.

Kepala Desa Berang Beni Bastari mengatakan, Tradisi Ruwah telah ditetapkan menjadi agenda pemerintah Desa Berang setiap tahun.

“Ada dua kegiatan yang dilaksanakan dalam Sedekah Ruwah di Desa Berang, yang pertama Khataman Al-Qur’an,
Khataman Mushaf Al-Qur’an tahun ini terdiri dari 23 Khataman Al-Qur’an. Selain itu juga, kita juga melaksanakan Khitanan Massal, Alhamdulillah tahun ini berjumlah 16 orang,” katanya.

Beni memaparkan rangkaian Tradisi Ruwah di desa yang ia pimpin memiliki rangkaian kegiatan.

“Rangkaian kegiatan Ruwah diawali kita melaksanakan Khataman Al-Qur-an, kedua kita melaksanakan Nganggung. Proses Nganggung ini setiap warga membawa hidangan atau makanan dari rumah masing-masing ke Masjid, kemudian kita berdo’a bersama, makan bersama setelah itu ramah tamah ke rumah masyarakat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Eksis di Berbagai Acara, Marching Band Gita Menumbing Terima Dukungan PT Timah Tbk

Ia melanjutkan, Pemerintah Desa juga dalam Ruwahan tahun ini juga memberikan bingkisan kepada peserta Khatam Al-Qur’an, Khitanan, Guru Ngaji dan juga bagi para donatur.

“Kami memberikan bingkisan kepada seluruh peserta Khatam Al-Qur-an yaitu berupa Kitab Suci dan baju muslim, kemudian Pemerintah Desa menggratiskan biaya Khitanan Massal, masing-masing peserta Khitanan Massal Pemerintah Desa juga memberikan tas dan baju dan kami juga memberikan bingkisan kepada seluruh Guru-Guru Ngaji, Tokoh Masyarakat Desa Berang dan sebagai penghargaan atau wujud terima kasih kami juga memberikan bingkisan kepada para donatur,” sebut Beni.

Kepala Desa Beni bersyukur Sedekah Ruwah selain bersumber dari dana desa juga dibantu dari para donatur

Baca Juga :  Lestarikan Tradisi Bangka Barat, PT Timah Tbk Kembali Bantu Pembangunan Rumah Adat Setana Jering Amantubillah

“Sebenarnya juga kami banyak dibantu pihak-pihak ketiga dan para donatur-donatur selain dari dana desa,” sebutnya.

Ia menegaskan, Tradisi Ruwah akan terus dilestarikan di Desa Berang karena menyangkut nilai-nilai keagamaan.

Ini sebuah kearifan lokal, sebuah tradisi dan ini akan terus kita laksanakan. Karena Ruwah merupakan salah satu nilai-nilai keagamaan, ada nilai-nilai islaminya dan ada juga kebudayaan,” terangnya.

Selain di Desa Berang, Ruwah pada Minggu (15/2/2026) juga dilaksankan di Desa Peradong, Tokoh Masyarakat Desa Berang yang juga Anggota DPRD Bangka Barat Sakiman mengisi tradisi ini dengan menggelar Ramah Tamah di kediamannya.

“Kegiatan Ruwah ini kami mengundang keluarga, sahabat, handai taulan untuk datang ke rumah, untuk bersilaturahmi, mencicipi sedekah yang kami hidangkan. Terima kasih kepada semuanya yang telah menyempatkan datang ke rumah saya,” kata Politisi Partai Nasdem ini.

Leave a Reply