TPP Bangka Barat 2026 Naik ! – Bupati : TPP Tidak Ada Wajib, Bahasanya : Dapat !

by -56 Views

PILARRADIO.COM, MENTOK – Tambahan Penghasilan Pengawai (TPP) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat Tahun 2026 mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Sebelumnya di Tahun 2025, Pemkab Bangka Barat mengadakan penyesuaian TPP karena harus membayar utang di Tahun 2024.

Kepastian kenaikan TPP pegawai Pemkab Bangka Barat tersebut disampaikan langsung Bupati Bangka Barat Markus, SH. Ia mengatakan kenaikan TPP harus memperhatikan kemampuan daerah.

“Untuk TPP di Tahun 2026 ini dari yang sebelumnya (2025) disesuaikan, ada kenaikan secara persentase cukup besar kenaikannya. Namun kenaikan TPP juga harus melihat kondisi keuangan daerah kita juga tapi pada prinsipnya Tahun 2026 ada kenaikan dari penyesuaian Tahun 2025,” kata Bupati, Jum’at, (30/1/2026).

“Jadi masih menunggu Rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri,” tambahnya.

Baca Juga :  Kapolda Kunjungi Bangka Barat, Gelar Silahturahmi serta Berikan Bantuan Sosial.

Menurut Bupati Markus, Pemkab Bangka Barat sekarang ini harus menjaga belanja pegawai.

“Karena apa, tidak mungkin belanja pegawai itu lebih besar dari belanja publik, harusnya belanja publik yang harus besar dari belanja pegawai, kita harus memperhatikan itu,” ujar Markus.

Selain itu, Bupati Markus juga memberikan pemahaman terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Kita harus mensyukuri, karena TPP itu dapat diberikan sesuai dengan kemampuan daerah. Kalau seandainya keuangan daerah tidak mampu, bisa tidak dibayarkan. IPP Tidak ada Wajib, bahasanya Dapat ! ini yang harus dimengerti oleh pegawai kita,” jelasnya.

Menurut Markus, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat di Tahun 2026 banyak melakukan penyesuaian TKD oleh Pemerintah Pusat.

“Tentunya kita harus melihat posisi belanja langsung dan tidak langsung kita, tentunya kita tetap harus memperhatikan belanja publik. Selain itu, Pak Bupati dan Wakil Bupati ada visi misi ini kan juga harus menjadi perhatian kita yang sekuat tenaga harus kita lakukan,” tegasnya.

Baca Juga :  OMBUDSMAN NILAI DAN BERI PREDIKAT KEPATUHAN STANDAR PELAYANAN PUBLIK PEMKAB BANGKA BARAT

“Makanya, kita harus melihat kondisi keuangan kita di Tahun 2026 ini. Mudah-mudahan Tahun 2026 ini kondisi keuangan kita bisa normal, itu yang kami harapkan,” harapnya.

Dirinya berharap kenaikan TPP berdampak baik bagi pelayanan kepada masyarakat Bangka Barat.

“Kenaikan TPP kurang lebih 15% ini, harapan kita kepada pegawai Pemkab Bangka Barat tetap bersemangatlah. Namanya kita sebagai abdi negara tetap memberikan pelayanan terbaik kepada Kabupaten kita dalam menyukseskan pembangunan yang ada di Kabupaten Bangka Barat ini,” tutup Markus.

Leave a Reply