Tim SAR Gabungan Mencari Nelayan Hilang di Perairan Mentok

by -57 Views

PILARRADIO.COM, MENTOK – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan asal Kelurahan Keranggan Kecamatan Mentok Kabupaten Bangka Barat yang dilaporkan hilang di laut terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Hingga hari keempat operasi pencarian, korban bernama M. Adnan Sahid (67) belum juga ditemukan.

Operasi pencarian yang berlangsung sejak pagi hari melibatkan berbagai unsur SAR gabungan dengan menyisir perairan Karang Berang-Berang dan sekitarnya dimana lokasi terakhir korban diduga mengalami kecelakaan kapal nelayan dan hilang kontak. Meski cuaca relatif mendukung, hasil pencarian sementara masih nihil.

Komandan Pos SAR Unit Mentok Fajar Permana menjelaskan bahwa pencarian pada Senin (12/1/2026) dan Selasa (13/1/2026) yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB dengan apel dan briefing seluruh personel. Tim SAR Gabungan kemudian melakukan penyisiran sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan menggunakan pola parallel search pattern di dua sektor pencarian.

Baca Juga :  Cegah DBD di Wilayah Operasional Perusahaan, PT TIMAH Tbk Lakukan Fogging Hingga Sosialisasikan 3M

“Area pencarian dibagi menjadi dua sektor dengan total luas sekitar 60 nautical mile persegi. Unsur laut dikerahkan secara maksimal, termasuk Rigid Inflatable Boat (RIB) dan kapal nelayan untuk memperluas jangkauan pencarian,” ujar Fajar Permana.

Korban diketahui bernama lengkap M. Adnan Sahid seorang nelayan berusia 67 tahun warga Gang Wanapura Kelurahan Keranggan Kecamatan Mentok. Saat kejadian, korban menggunakan perahu kayu berwarna putih kuning abu-abu dengan panjang sekitar 5 hingga 6 meter.

Kondisi cuaca saat operasi pencarian berlangsung terpantau berawan dengan kecepatan angin sekitar 10 knot dari arah barat laut serta tinggi gelombang mencapai 0,8 meter. Meski demikian, faktor cuaca belum menjadi kendala signifikan bagi tim di lapangan.

 

Dalam operasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescuer USS Mentok, TNI AL, Polairud Polres Bangka Barat, Ditpolairud Polda Bangka Belitung, BPBD Bangka Barat, Aparat Desa, Para Relawan, Nelayan setempat serta pihak keluarga korban.

Baca Juga :  Jelang Porprov 2023, PT Timah Berikan Fasilitas Latihan Bagi Atlet Karate Bangka Barat.

Sejumlah sarana pendukung seperti RIB, kapal nelayan, peralatan komunikasi dan perlengkapan medis turut dikerahkan.

Sesuai rencana evakuasi apabila korban ditemukan maka akan segera dibawa ke RS Bakti Timah Mentok untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga pukul 16.30 WIB, Tim SAR Gabungan kembali ke posko pencarian dengan hasil nihil.

 

Diketahui sebelumnya, pihak keluarga melaporkan hilangnya korban pada Jumat (9/1/2026) setelah M. Adnan tidak kembali dari melaut. Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan koordinasi lintas instansi guna melakukan pencarian secara terpadu.

Tim SAR berharap korban dapat segera ditemukan dan mengimbau para nelayan untuk selalu memperhatikan keselamatan serta kondisi cuaca sebelum melaut.

Leave a Reply