PILARRADIO.COM, MENTOK – Cuaca ekstrem dengan curah hujan intensitas tinggi yang terjadi dari kemarin Kamis, (8/1/2025) sampai hari Jum’at ini jam 14.00 WIB (9/1/2025) menyebabkan beberapa aliran sungai di Kabupaten Bangka Barat meluap serta kondisi awan masih terlihat gelap.

Hujan tak henti tersebut berdampak pada Sungai Ciulong yang terletak di Kelurahan Senang Hati Mentok menggenangi jalan dan jembatan serta beberapa rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat langsung terjun ke lokasi kejadian memberikan pertolongan bagi warga yang terdampak dari dampak cuaca ekstrem tersebut pada Jum’at, (9/1/2025).
Kepala BPBD Bangka Barat Safrizal mengatakan, cuaca ekstrem yang terjadi selama dua hari di Bangka Barat telah ditanggulanggi oleh pihaknya.
“Cuaca ekstrem yang terjadi.dua.hari ini memang ada dampak yang ditimbulkan terutama saudara kita yang di Ciulong dan sekitar Pantai Asmara, sampai siang ini jam 14:00 WIB kondisi langit masih gelap,” katanya.
Safrizal mengatakan, pihaknya telah melakukan pantauan di lapangan dan memberikan bantuan bagi warga yang terdampak cuaca ekstrem ini.
“Sewaktu melakukan pantauan dan memberikan bantuan ada beberapa warga meminta pertolongan evakuasi ke keluarga terdekat, kemudian kita lakukan bantuan evakuasi dan juga bantuan makan siang yang bekerjasama dengan Dinas Sosial,” katanya.
Ia menyampaikan, koordinasi dengan pihak terkait terkait dampak cuaca ekstrem ini dapat kita tanggulangi dengan baik.
“Alhamdulillah sebelum Jum’at air Sungai Ciulong sudah berangsur surut dan juga ketinggian air.laut pada pukul 11 itu berada di 3,5 meter tidak terlalu berpengaruh signifikan hanya menimbulkan beberapa titik terjadi genangan air. Pihak BPBD berkoordinasi dengan Balai Otoritas yang menggunakan pintu air meminta agar dibuka 50 centi, setelah itu air di Sungai Ciulong berangsur surut dan mulai membaik. Kita pantau terus dan melakukan koordinasi agar tidak menimbulkan dampak yang negatif kepada warga yang di bawah,” jelasnya.

Mengingat cuaca ekstrem masih terjadi, Saftizal menghimbau warga agar waspada dan mengantisipasi bencana yang timbul akibat cuaxa ekstrem.
“Himbauan kepada warga karena cuaca saat ini sangat ekstrem terutama yang berada di bantaran sungai untuk bersiap.siaga, berkomunikasi dengan RT, RW dan koordinasi dengan kami BPBD. Kami juga sudah melakukan semacam peringatan kepada warga-warga terdampak melalui Camat, Lurah, RW dan RT agar.disiapkan warganya mengantisipasi ketika ada hal-hal terjadi,” ungkapnya.
Ia mengingatkan, “Apabila ada pohon pohon ataupun segala sesuatu yang bisa mengakibatkan roboh, tumbang ataupun patah segera dimitigasi di lingkungannya masing-masing. Kalau memang mau ditebang dan meminta bantuan, silahkan hubungi kami BPBD agar segera kita eksekusi,” imbuh Safrizal.






