Lapangan Gelora dan Taman Lokomotif akan di Revitalisasi Menjadi Ruang Kegiatan Publik dan UMKM

by -117 Views

PILARRADIO.COM, MENTOK – Kabar gembira datang dari Lapangan Gelora dan Taman Lokomotif Mentok Bangka Barat. Pemerintah melalui Balai Penataan Bangunan dan prasarana Kawasan Bangka Belitung akan membangun kawasan Lapangan Gelora dan Taman Lokomotif disulap menjadi Ruang Kegiatan Publik (Alun-Alun) dan Sentra UMKM dengan pembangunan gaya Klaster Eropa, Melayu dan Tionghoa yang diperkirakan pembangunan kawasan ini akan menelan dana APBN sebesar 25 Milyar.

Penataan Ulang kawasan Lokomotif dan Lapangan Gelora tersebut diharapkan akan memberikan dampak positif bagi perekonomian bagi warga Kota Mentok dan sekitarnya.

Ketua Tim Direktorat Pengembangan Strategis Direktorat Cipta Karya Wilayah Sumatera Selatan Septina Rahmawati saat melakukan survei kesiapan di lokasi Lapangan Gelora tersebut menyampaikan, kegiatan timnya akan memviralkan perencanaan kami di Taman Gelora dan Taman Lokomotif, Rabu (26/11/2025).

“Insyaa Allah akan kami lakukan penataan di tahun 2026 yang perencanaan ini telah disusun sejak 2021 dan karena skala prioritas nasional, akhirnya mundur sampai tahun 2026. Jadi, kami kesini untuk mengecek kesiapan disini saja,” kata Septina.

Baca Juga :  Polsek Jebus, Polres Bangka Barat Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Di Tiga TKP Berbeda.

Menurutnya, Lapangan Gelora dan Taman Lokomotif akan direvitalisasi dalam kaitan dengan peningkatan nilai ekonomis kawasan.

“Harapannya dengan penataan taman disini bisa menambah nilai strategis kawasan yang kemudian juga meningkatkan kapasitas ekonomi disini karena salah satunya kami dedikasikan ruang kegiatan publik dan UMKM ini diharapkan juga dapat menambah penghasilan masyarakat disini,” jelas Septina.

Septina melanjutkan, penataan ruang kawasan Gelora dan Lokomotif bisa berkontribusi terhadap visi 608 Pekerjaan Umum.

“Karena ini juga kaitannya dengan kami di PU ada visi 608, 6 untuk efektivitas infrastruktur yang dibangun, diharapkan bisa memberikan dampak ekonomi yang besar, 0 itu untuk pengurangan tingkat kemiskinan dengan pemberdayaan UMKM disini dapat memberikan income tambahan dari masyarakat yang diperoleh, sedangkan 8 itu menunjang juga misi pertumbuhan ekonomi 8%, kalau pertumbuhan ekonomi sekarang 5%, lima tahun kedepan dapat ditingkatkan menjadi 8%,” jelasnya.

Baca Juga :  PESTA ADAT REBO KASAN SEBAGAI POTENSI DESA

Septina menjelaskan, penataan Taman Otomotif dan Lapangan Gelora akan melihat kearifan lokal.

“Jadi, disini memiliki nilai historis. Kota Mentok ini tempat perpaduan tiga klaster yaitu, klaster eropa, melayu dan tionghoa, kebetulan disini posisinya ada di klaster eropa dan juga untuk konteksnya dengan suasana lokalnya, jadi kami mendesainnya sesuai dengan suasana sekitarnya juga,” tandasnya.

Diterangkan Septina, pembangunan Penataan Lapangan Gelora dan Taman Lokomotif menggunakan anggaran tahun 2026, minimal terbitnya anggaran akhir bulan ini baru akan keluar DIPA, akan melakukan lelang ini jadi kita lelangkan. Jadi, kontraknya setelah DIPA 2026 terbit.

“Salah satu kita mengamankan anggaran kita di tahun 2026, jadi dengan lelang ini diharapkan kita sudah diterbitkan pemenangnya, paling tidak kan kita realisasikan. Kalaupun nanti di tahun 2026 ada efisiensi, kita terhindar karena kita sudah berkomitmen lebih dulu dengan lelang ini,” tutupnya.

Leave a Reply