Komisi II Gelar RDP dengan Perumdam TSS, Pertanyakan Deviden dan Kinerja.

by -131 Views

PILARRADIO.COM, MENTOK – Belum adanya Deviden yang diberikan Perumdam Tirta Sejiran Setason (TSS) untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangka Barat, menjadi perhatian Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Barat yang akhirnya menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Manajemen Perumdam Tirta Sejiran Setason.

Ketua Komisi II Suherdi, Wakil Ketua Komisi II Miyuni beserta anggota Komisi II DPRD Bangka Barat bersama Perwakilan dari Perumdam TSS yaitu Dewan Pengawas selaku Pelaksana Pengurusan Ferdinan Tambunan beserta staf.

Ketua Komisi II DPRD Bangka Barat Suherdi menyampaikan Rapat Dengar Pendapat dengan Perumdam Tirta Setason sebatas menanyakan kinerja Perumdam tahun 2025.

“Katanya ada keuntungan, tapi keuntungannya belum sampai target yang boleh disebut dibagikan untuk deviden tadi. Perumdam Tirta Sejiran Setasom sampai dengan Oktober 2025 ada keuntungan sebesar 1,4 M, tapi itu belum bisa dibagikan karena ada aturan sendiri, harus ada 20% dari keuntungan dari penyertaan modal baru bisa pembagian deviden dari keuntungan tadi,” kata Suherdi.

Baca Juga :  Bupati lantik 3 Pejabat Tinggi Eselon II/B

“DPRD Bangka Barat menginginkan Perumdam Tirta Sejiran Setason memberikan kontribusi buat PAD Bangka Barat karena Pemerintah Daerah telah memberikan penyertaan modalnya kepada Perumdam Tirta Sejiran Setason,” kata Suherdi.

Dewan Pengawas Selaku Pelaksana Pengurusan Perumdam TSS Ferdinan Tambunan mengatakan di Tahun 2023, 2024 dan sampai dengan 31 Oktober 2025, Perumdam meraup keuntungan 1,4 M namun belum dapat memberikan deviden kepada PAD Bangka Barat dikarenakan terkait PP No. 54 tahun 2017.

“Deviden itu ada aturannya, kalau kita akumulasikan laba itu harus minimal kita bentuk dulu 20% untuk dana cadangan dan itu belum kita penuhi. Jadi, kalau kita sudah mempunyai dana cadangan 20% dari keuntungan itu, baru nanti lebih dari dana cadangan itu baru bisa jadikan deviden untuk Pemerintah Daerah. Tujuan dana cadangan untuk mengantisipasi kerugian di tahun berjalan,” jelasnya.

Baca Juga :  Dinkes Babel Gelar Pertemuan Koordinasi Pokjanal Posyandu Se - Babar

Menurut Ferdinan, salah satu pendapatan Perumdam di air dengan menambah jumlah pelanggan. Tahun 2025 ini akan dilakukan pemasangan untuk 1000 Rumah.

“Dengan menambah jumlah pelanggan di tahun 2025 ini mudah-mudahan pemasangan 1000 Rumah itu otomatis setidaknya mendapatkan pendapatan dari air kita dan itulah yang menjadi salah satu sumber pendapatan kita dari pelanggan. Kita memperbanyak pelanggan layanan air, tahun 2025 ini mudah-mudahan pemasangan 1000 Rumah itu nanti dapat diserahkan Kementerian melalui Dinas Pekerjaan Umum kepada perusahaan,” tandasnya.

Leave a Reply