Durian Bangka Barat Layak Menjadi Durian National Dan Komoditi Daerah

by -2556 Views

Jebus. Durian Bangka Barat layak menjadi “Durian Nasional” dan menjadi salah satu komoditi yang bisa diunggulkan selain timah dan lada. Melihat rasa, ketebalan serta tekstur durian Bangka Barat layak menjadi salah satu komoditi unggulan selain timah dan lada. Demikian disampaikan oleh Hendra Kurniadi SE Ketua DPRD Bangka Barat yang juga salah satu juri dalam kontes durian di desa Tumbek Petar jebus ketika diwawancarai Radio Pilar usai kontes durian Sabtu (21-7-2018)

“Dari kontes durian ini ada beberapa penilaian seperti rasa,ketebalan, warna, bentuk buah dan tekstur. dari itu juri memutuskan juara 1durian Mutia , juara 2 durian kuning kuning, kedua durian tersebut milik Harun warga desa Kedondong, sedangkan juara 3 durian milik Soaldi warga dusun Tumbek,”terang Hendra

Baca Juga :  Meriahkan HUT RI ke 80, Pemkab Bangka Barat Gelar Lomba Gerak Jalan

Hendra berharap waktu kontes durian harus lebih diperpanjang, mengingat tidak semua durian yang jatuh saat kontes, dan ia mengusulkan agar Dinas pertanian dan perkebunan yang dapat menyelenggarakan.

” Kami berharap, kontes durian ini bukan hanya dilaksanakan waktu tertentu, tetapi dilaksanakan setiap januari sampai desember, karena tidak semua durian pada waktu pelaksanaan berbuah, ini dilakukan untuk mencari betul betul durian terbaik di Bangka Barat,yang nantinya bisa diusulkan menjadi “Durian Nasional”. Karena kontes ini inisiatif desa, kita ingin kontes,durian dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan perkebunan,”harap Hendra

Baca Juga :  TKD Pemkab Bangka Barat dari Pemerintah Pusat Tahun 2026 Berkurang 188 Miliar

Menurut Hendra saat ini untuk mewujudkan durian Bangka Barat menjadi durian nasional, perlu kerjasama semua pihak, baik itu pemerintah daerah, petani durian, dan masyarakat.

“Kita harap Dinas terkait bisa membaca peluang ini, sama dengan lada yang panen satu tahun sekali, Durian juga menjanjikan untuk dikembangkan. Hal ini juga perlu kerjasama semua pihak, baik pemda, petani durian, serta media. Pemda menyelenggarakan kontes Petani mengusulkan duriannya, serta peran media melalui teknologi mempromosikan durian tersebut, “ungkapnya