Bangka Barat Waspada, 8 ABK Kapal DiTanjung Kelian Positif Covid 19

by -115 views

MUNTOK. Warga Bangka Barat kini harus waspada penularan Covid 19 di Bangka Barat. Telah ditemukan di gerbang masuk di pelabuhan Tanjung Kelian Bangka Barat.

Sebanyak 8 orang ABK kapal milik salah satu BUMN yang berlabuh di Tanjung Kelian Muntok Poaitif Covid 19. Hal ini dibenarkan oleh Jubir Covid 19 Bangka Barat Dr Hendra melalui group Whats Up Covid 19.

Hendra membagikan berita online, penjelasan dari Tim Gugus propinsi Mikron Antariksa tentang bertambahnya pasien Covid 19 Bangka Belitung, 8 diantaranya ABK kapal di Tanjung Kelian.

Dalam berita di media online disebutkan pasien dinyatakan positip berdasarkan hasil uji Swab yang dikirim oleh Balai Besar Kesehatan Laboratorium Palembang.

“Sembilan yang terkonfirmasi positif tersebut, diantaranya 1 dari Kabupaten Bangka berinisial IK (41) tahun jenis kelamim laki-laki, berdomisili di Merawang, dan memiliki riwayat perjalan dari Gowa Sulawesi. Dimana yang bersangkutan merupakan rekan MI pasien terkonfirmasi positif asal Pemali Kabupaten Bangka.

Baca Juga :  Pelabuhan Tanjung Kallian Diperketat - Penumpang Harus Rapid Test

“Selanjutnya, dari  Pasien IK (41) tahun tersebut, akan kita lakukan Tracking, sedangkan 8 orang yang terkonfirmasi positif lainnya, merupakan Anak Buah Kapal (ABK) milik salah satu perusahaan BUMN, yang mana saat ini, masih berada di atas kapal dan akan kita bawa ke gedung Diklat Provinsi untuk menjalani karantina,” ungkap Mikro Antariksa.

Pada Malam Jum’at (1/5/2020) tim medis bergerak ke Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok untuk menjemput 8 orang Anak Buah Kapal (ABK) yang terkonfirmasi positif covid -19.

Selanjutnya, 8 orang ABK ini di bawa menggunakan ambulance ke Badan Diklat Provinsi Bangka Belitung di Pangkalpinang untuk menjalani karantina.

Baca Juga :  Perang Terhadap Corona, Bangka Barat Disemprot Disinspektan

Informasi penjemputan ini di benarkan langsung Juru Bicara Gugus Covid-19 Bangka Barat dokter hendra saat di hubungi melalui telepon seluler miliknya pada Jumat (1/5) malam.

“Iya, mereka di jemput oleh tim medis selanjutnya dibawa ke Badan Diklat Provinsi untuk menjalani karantina, “ungkap dokter Hendra.

Vidoe yang berdurasi 41 detik tentang kondisi penjemputan 8 ABK milik perusahaan BUMN sempat beredar di beberapa WAG.

Sementara itu saat dikonfirmasi awak media GM ASDP Ferry Indonesia  Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok Rudy Hanafiah tak menamik adanya pasien covid 19 yang dijemput Tim medis.

“Mungkin saja soalnya saya masih di luar area pelabuhan sekarang, tapi saya lihat iring-iringan mobil ambulance berpas-pasan di jalan menuju pulang tadi, “kata Rudy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *