NIP CPNS Bangka Barat Sudah Diterima BKPSDMD – Test K2 Menunggu Pengumuman

by

MUNTOK. Nomor induk pegawai (NIP) calon pegawai negeri sipil ( CPNS) 2018 Bangka Barat kini sudah diterima dari pusat.
Namun belum bisa memastikan jadwal penyerahan NIP akan dilakukan, karena masih menunggu persetujuan dari Bupati.Hal tetsebut disampaikan Kepala BKPSDMD bangka Barat Heru Warsito kepada Radio Pilar saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (27/2/2019)

“Penetapan NIP CPNS sudah selesai dan telah diambil, tinggal menunggu untuk penyerahannya kapan, saat ini kami menunggu arahan dari Bupati, apabila telah selesai dari bupati, maka segera dilantik sebagai CPNS selanjutnya mengikutis Diksar atau Pra-jabatan,” jelas Heru Warsito

Heru menyebutkan, dari 263 formasi yang disetujui, 248 yang lulus CPNS, selebihnya ada yang kosong pelamar dan ada yang tidak memenuhi passinggrade ditentukan.

Baca Juga :  MEMPERINGATI 1MUHARAM 1439 H, Bupati : Wajib Bersyukur, Jadikan Instropeksi diri di Tahun Baru Hijriyah

Adapun formasi yang kosong seperti dokter gigi, spesialis, hingga tenaga guru.

” Ada satu orang kemarin yang tidak bisa melengkapi berkas-berkas pas pemberkasan terakhir, otomatis dia tidak lolos CPNS,” kata Heru

Saat disinggung tentang hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) saat mengikuti ujian CAT, ia menyebut tinggal menunggu hasil dan pengumuman.

“Hasil tersebut telah diserahkan ke pusat, merekalah yang akan menentukan selanjutnya, daerah tinggal menunggu hasil dan mengumumkannya.
Tes sudah selesai semua dilakukan, 23 Febuari kemarin, sekarang tinggal menunggu hasilnya, sekarang pusat juga sedang rapat, karena banyak yang tidak memenuhi passing grade itu secara nasional, mungkin karena faktor usia atau sebagainyalah,” sebut Heru.

Baca Juga :  17 Pejabat Daerah Bangka Barat Di Mutasi

Dia menerangkan, Bangka Barat mendapatkan formasi dari Manpan RB untuk P3K tahap satu sebanyak 52 orang, yakni tenaga guru, kesehatan dan penyuluh pertanian.

Dari 52 yang dibutuhkan 46 yang terisi, yakni penyuluh pertanian 12 orang, tenaga pendidik 34 sedangkan tenaga kesehatan kosong.

” Untuk K2 tenaga kesehatan di Babar ini tidak ada, karena memang sudah tidak adalagi, mungkin sudah selesai semua penerimaannya,” tutup Heru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *